Contoh Teks Sambutan Menerima Lamaran dari Pihak Pria
Sambutan Penerimaan Lamaran
Bismillahirrahmanirrahim.
Yang Terhormat Bapak (ayah pihak pria) beserta Ibu (ibu pihak pria) atau yang mewakili,
serta seluruh keluarga besar yang kami hormati.
Hadirin dan hadirat yang berbahagia.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat, karunia, serta rida-Nya, pada hari ini kita dapat berkumpul dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebahagiaan.
Atas nama Bapak (ayah pihak wanita) beserta keluarga besar, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak (ayah pihak pria) beserta keluarga, yang telah berkenan hadir dan bersilaturahmi di kediaman kami. Semoga pertemuan pada siang/malam hari ini menjadi silaturahmi yang diridai oleh Allah SWT.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami juga menyampaikan terima kasih atas penyampaian maksud dan tujuan dari pihak keluarga Ananda (nama pria), yang telah disampaikan dengan jelas dan penuh keikhlasan, yakni untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan putri kami.
Pertama, kami menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas niat baik Bapak beserta keluarga yang telah datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan maksud lamaran.
Kedua, berkaitan dengan pertanyaan mengenai status putri kami yang bernama (nama wanita), apakah telah ada pihak lain yang melamar atau meminangnya, maka setelah kami mendengar secara langsung jawaban dari putri kami, dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini belum ada pihak lain yang melamar atau meminangnya.
Selanjutnya, setelah kami menanyakan langsung kepada putri kami mengenai kesediaannya untuk menerima lamaran dari Ananda (nama pria), dan setelah mendengar jawabannya bahwa ia bersedia dan menerima lamaran tersebut, maka sebagai orang tua kami hanya dapat memberikan rida dan restu atas niat baik serta ketulusan kedua belah pihak.
Dengan demikian, karena telah ada kecocokan dan kesepakatan antara putri kami (nama wanita) dan Ananda (nama pria), maka kami selaku orang tua dan keluarga besar menerima secara resmi lamaran dari Ananda (nama pria).
Sebagai orang tua, kami hanya berpesan agar meskipun telah terikat dalam ikatan lamaran, Ananda berdua senantiasa menjaga martabat diri, nama baik keluarga, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat, dan norma yang berlaku. Kami berharap keduanya dapat saling menjaga, saling mengingatkan, dan menyiapkan diri menuju jenjang pernikahan dengan penuh tanggung jawab.
Adapun mengenai pembicaraan lebih lanjut terkait waktu dan pelaksanaan pernikahan, insyaallah akan kami musyawarahkan terlebih dahulu dalam keluarga besar, dan selanjutnya akan kami sampaikan kepada pihak keluarga Bapak (ayah pihak pria).
Demikian sambutan dari kami selaku wakil Bapak (ayah pihak wanita) dan keluarga besar. Apabila dalam penyambutan maupun tutur kata kami terdapat hal-hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Semoga niat baik kita semua senantiasa mendapatkan rida Allah SWT, dan apa yang kita niatkan pada hari ini dapat berjalan dengan lancar hingga hari pernikahan kelak.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sambutan Keluarga Pihak Wanita pada Acara Lamaran
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan nikmat-Nya, terutama nikmat iman, Islam, serta kesehatan, sehingga pada kesempatan yang penuh berkah ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa cahaya Islam dan menjadi teladan bagi umat manusia hingga akhir zaman.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya mewakili keluarga besar Bapak dan Ibu (nama orang tua pihak wanita) untuk menyampaikan beberapa hal terkait sambutan dari keluarga besar Bapak dan Ibu (nama orang tua pihak pria).
Kami menyambut dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan kehadiran keluarga besar Bapak dan Ibu (pihak pria) di kediaman kami yang sederhana ini. Ahlan wa sahlan, selamat datang. Semoga silaturahmi yang terjalin pada hari ini menjadi wasilah turunnya keberkahan, dilapangkan rezeki, serta dipanjangkan umur dalam ketaatan kepada Allah SWT.
Selanjutnya, berkaitan dengan maksud dan tujuan kedatangan keluarga besar Bapak dan Ibu untuk meminang putri kami yang bernama (nama wanita), sebagai orang tua kami tidak serta-merta memberikan jawaban. Oleh karena itu, kami menanyakan secara langsung kepada putri kami mengenai kesediaannya untuk menerima lamaran dari Ananda (nama pria).
(Putri yang dilamar memberikan jawaban)
Alhamdulillah, setelah kita mendengarkan bersama jawaban dari putri kami (nama wanita), beliau menyatakan kesediaannya untuk menerima lamaran dari Ananda (nama pria), putra dari Bapak dan Ibu (nama orang tua pihak pria). Dengan demikian, kami sebagai orang tua dan keluarga besar memberikan restu sepenuhnya atas niat baik tersebut.
Adapun mengenai waktu, hari, dan tanggal pelaksanaan akad nikah beserta resepsi, insyaallah akan dibicarakan dan dimusyawarahkan lebih lanjut oleh kedua belah pihak keluarga dalam suasana penuh kekeluargaan.
Akhir kata, kami atas nama keluarga besar Bapak dan Ibu (nama orang tua pihak wanita) mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan itikad baik keluarga besar Bapak dan Ibu (pihak pria). Apabila dalam penyambutan maupun penyampaian terdapat tutur kata atau sikap yang kurang berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Semoga niat baik ini mendapat rida Allah SWT dan diberi kelancaran hingga hari pernikahan kelak.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sambutan Lamaran Pihak Wanita (Bahasa Jawa Krama Alus)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillāhirabbil ‘ālamīn.
Allāhumma shalli ‘alā Sayyidinā Muhammad, wa ‘alā ālihi wa shahbihi ajma‘īn.
Puji syukur kita haturkan ke hadirat Allah SWT, ingkang sampun paring rahmat, nikmat, saha karunia ingkang tanpa upami dhumateng kita sedaya. Awit saking kanugrahanipun, dumugi ing wekdal menika kita sedaya saged nglumpuk wonten mriki kanthi kawontenan wilujeng, rahayu, lan kebak karaharjan.
Shalawat lan salam mugi tansah kaparingaken dhumateng junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW, saha kulawarga, para sahabat, lan umatipun ingkang setya nglampahi tuntunanipun.
Para pinisepuh, para sesepuh, saha kulawarga ageng Bapak lan Ibu (asma pihak pria) ingkang kinurmatan, lan para rawuh sedaya ingkang kula hormati. Keparenga kula minangka wakil saking Bapak (asma pihak wanita) sakulawarga, ingkang jumeneng wonten ing (desa/kecamatan/kabupaten), nyuwun pangapunten saha paring atur sambutan.
Sepisan, kulawarga ageng Bapak (asma pihak wanita) ngaturaken sugeng rawuh, sugeng sowan, saha atur panuwun ingkang ageng sanget dhumateng kulawarga ageng Bapak lan Ibu (asma pihak pria), awit rawuhipun panjenengan sedaya sampun maringi pakurmatan saha kabungahan tumrap kulawarga kula. Mugi silaturahmi menika dados wasilah tambah raketing paseduluran antawisipun kalih kulawarga.
Kaping kalih, gegayutan kaliyan maksud saha tujuan rawuhipun kulawarga Bapak lan Ibu (asma pihak pria), inggih menika nyuwun pinangipun putri kula (asma putri) kanggé Ananda (asma putra), sampun kula rembag kanthi sae lan kula aturaken dhateng putri kula piyambak.
Alhamdulillāh, saking pangandikanipun putri kula, piyambakipun sarujuk lan kepareng nampi lamaran saking Ananda (asma putra), putranipun Bapak lan Ibu (asma wong tuwa pihak pria). Awit saking punika, kula sakulawarga kanthi ikhlas saha ridha nampi lamaran menika.
Minangka pratandha katampiipun lamaran, uba rampe ingkang kaparingaken kados dene cincin lan pisungsung sanesipun, kula tampi kanthi panuwun lan pangajab mugi saged ndadosaken tambah raketing silaturahmi saha dados wiwitan ingkang sae tumrap rencana pernikahan Ananda kalih.
Babagan penentuan dinten, tanggal, saha wekdal pelaksanaan akad nikah lan resepsi, kula nyuwun keparenga supados saged dirembag lan dipun musyawarahaken langkung rumiyin antawisipun kalih kulawarga ing wekdal salajengipun.
Pungkasanipun, menawi wonten atur kula ingkang kirang mranani penggalih, kirang trep, utawi wonten klentu saha lepat, kula sakulawarga nyuwun pangapunten ingkang tanpa upami. Mugi sedaya niat sae kita kaparingi lancar, rahmat, lan ridha saking Allah SWT, ngantos dumugi dinten pelaksanaan pernikahan Ananda kalih tanpa alangan satunggal punapa.
Wabilāhit taufīq wal hidāyah,
Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan Lamaran Pihak Wanita
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Segala puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, nikmat iman, nikmat Islam, serta kesehatan lahir dan batin, sehingga pada kesempatan yang baik dan berbahagia ini kita dapat berkumpul bersama dalam suasana penuh kebersamaan.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikut beliau hingga akhir zaman.
Yang kami hormati Bapak dan Ibu (nama orang tua pihak pria) beserta segenap keluarga besar, serta hadirin yang berbahagia.
Pada kesempatan ini, izinkan saya mewakili keluarga besar Bapak dan Ibu (nama orang tua pihak wanita) menyampaikan rasa hormat dan ucapan selamat datang kepada keluarga besar Bapak dan Ibu (pihak pria). Kami menyambut kehadiran Bapak dan Ibu sekalian dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Semoga silaturahmi yang terjalin pada hari ini senantiasa diridai Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kita semua.
Sehubungan dengan maksud dan tujuan kedatangan keluarga besar Bapak dan Ibu (pihak pria) untuk menyampaikan niat baik meminang putri kami yang bernama (nama calon mempelai wanita), sebagai orang tua, kami telah menanyakan hal tersebut secara langsung kepada putri kami.
Alhamdulillah, berdasarkan jawaban yang telah kita dengar bersama, putri kami (nama) dengan penuh kesadaran dan kerelaan hati menyatakan kesediaannya untuk menerima lamaran dari Ananda (nama calon mempelai pria), putra dari Bapak dan Ibu (nama orang tua pihak pria).
Dengan demikian, kami selaku orang tua dan keluarga besar menyatakan menerima lamaran tersebut dengan penuh rasa syukur, serta meridai niat baik yang disampaikan oleh keluarga besar Bapak dan Ibu (pihak pria). Semoga niat suci ini menjadi langkah awal menuju ikatan pernikahan yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Adapun mengenai waktu, tanggal, serta rangkaian pelaksanaan akad nikah dan resepsi, insyaallah akan kami musyawarahkan bersama kedua belah pihak keluarga pada kesempatan selanjutnya.
Sebagai orang tua, kami hanya berpesan kepada kedua calon mempelai agar senantiasa menjaga sikap, kehormatan diri, serta nama baik keluarga dan agama, hingga tiba waktu yang telah ditentukan.
Demikian sambutan yang dapat kami sampaikan. Apabila dalam penyampaian kami terdapat tutur kata atau sikap yang kurang berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran atas niat baik kita semua.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.





