Contoh Pidato tentang Generasi Muda

Posted on

Contoh Pidato tentang Generasi Muda – Apakah kalian sedang mencari contoh dan referensi teks pidato dengan tema gemerasi muda? tenang kawan. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi contoh contoh terbaik yang bisa kalian ambil dan jadikan referensi.

Apa itu pengertian pemuda? Pemuda merupakan individu yang  dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang. 

Sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya. Secara internasional, WHO menyebut sebagai ”young people” dengan batas usia 10-24 tahun, sedangkan usia 10-19 tahun disebut ”adolescenea” atau remaja. 

International Youth Year yang diselenggarakan tahun 1985, mendefinisikan penduduk berusia 15-24 tahun sebagai kelompok pemuda.

Definisi yang kedua, pemuda adalah individu dengan karakter yang dinamis, bahkan bergejolak dan optimis namun belum memiliki pengendalian emosi yang stabil. 

Pemuda menghadapi masa perubahan sosial maupun cultural.Dalam kosakata Bahasa Indonesia, pemuda juga dikenal dengan sebutan generasi muda dan kaum muda. 

Seringkali terminologi pemuda, generasi muda, atau kaum muda memiliki definisi beragam. Definisi tentang pemuda di atas lebih pada definisi teknis berdasarkan kategori usia sedangkan definisi lainnya lebih fleksibel. 

Dimana pemuda generasi muda/kaum muda adalah mereka yang memiliki semangat pembaharu dan progresif. 

Contoh Pidato tentang Generasi Muda

Apa Peran Pemuda Indonesia Dalam Kehidupan Berbangsa Dan
Bernegara? 

Peran pemuda Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dapat diragukan lagi. Sumpah Pemuda adalah sebuah hasil yang sangat brilian pada zaman itu. 

Dimana pada tahun 1928 rakyat Indonesia masih dalam kekolotan kesukuan dan kedaerahan, bahkan dalam kehidupan beragama sekalipun.

Ketika itu para pemuda tampil bersatu dengan dikumandangkannya lagu Indonesia Raya karya WR. Soepratman. Dan dengan deklarasi pada 28 Oktober 1928 tersebut, seluruh tanah dari kota Sabang sampai Merauke, bagaikan satu kesatuan. 

Satu kebangsaan, satu bahasa, dan satu persaudaraan walaupun dipisahkan oleh berbagai selat dan laut. Yaitu Indonesia.

Semangat kepemudaan bangsa Indonesia tidak luntur ketika para pendahulunya (Ir. Soekarno dan generasinya) mengalami suatu ‘kegagalan’ dalam memimpin bangsa dan negara. Sikap otoriter dan kekejaman pada tahun 1960-an ditentang oleh para pemuda. 

Baik itu yang terpelajar (mahasiswa) ataupun rekan-rekannya.Sikap yang sama juga terlihat pada tahun 1998 ketika para pemuda Indonesia kembali menuntut perubahan atas kediktatoran Jendral Soeharto yang mengkudeta Ir. Soekarno dari jabatan presiden Indonesia. 

Sikap kekejaman juga ditunjukkan membarengi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang sangat menonjol dalam setiap kabinetnya. 

Karena itu, para pemuda Indonesia bangkit melawan kediktatoran dan kekolotan dalam kehidupan bernegara setelah dikerangkeng 32 tahun.Memang tidak dapat dinafikkan peran pemuda dalam kehidupan bernegara terutama dalam perubahan yang telah mereka hasilkan dalam setiap zaman. 

Kebangkitan nasional, kemerdekaan, revolusi, sampai reformasi. Bagi mereka serasa tidak ada kekolotan dalam kehidupan bernegara dan berpolitik. Karena merekalah yang akan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa dan Negara. 

Dalam sejarah peradaban bangsa, pemuda merupakan aset bangsa yang sangat mahal dan tak ternilai harganya. 

Kemajuan atau kehancuran bangsa dan negara banyak tergantung pada kaum mudanya sebagai agent of change (agen perubahan). 

Pada setiap perkembangan dan pergantian peradaban selalu ada darah muda yang memeloporinya. Namun, pemuda Indonesia dewasa ini telah banyak kehilangan jati dirinya, terutama dalam hal wawasan kebangsaan dan patriotisme (cinta tanah air) Indonesia. 

Oleh karenanya dibutuhkan adanya re-thinking (pemikiran kembali) dan re-inventing (penemuan kembali) dalam nation character building (pembangunan karakter bangsa) bagi pemuda yang berwawasan kebangsaan dan patriotisme untuk menemukan kembali jati diri bangsa

Sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi akar bangsa Indonesia di masa mendatang harus dapat mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional dengan memiliki 3 modal dasar yang membuat ia mampu disebut sebagai agent of change (agen perubahan) dan agent of social control (agen pengawas sosial) yaitu kekuatan moralnya dalam berjuang.

Karena pada intinya apa yang dibuat adalah semata–mata berlandaskan pada gerakan moral yang menjadi idealismenya dalam berjuang. Pemuda merupakan suatu potensi bagi negara sebagai armada dalam kemajuan bangsa. Peran pemuda sangat penting dalam mengisi pembangunan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Nah berikut ini kumpulan Contoh Pidato tentang Generasi Muda :

[CONTOH 1]

Contoh Pidato tentang Generasi Muda

Assalamualaikum. Wr. Wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin, wa man tabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

**Bisa dikasih pembukaan arab jika dibutuhkan,….

  • Yang saya hormati dekan fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas ……………….
  • Yang saya hormati bapak / ibu dosen fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas ………..
  • Dan yang saya banggakan rekan-rekan mahasiswa sekalian

Alhamdulillahirabbil alamin, segala puji hanya milik Allah SWT atas segala nikmat dan karunianya yang menjadikan perkumpulan kita ini menjadi semakin bermakna. 

Semoga forum ini semakin menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kita terlebih bagi masyarakat luas. 

Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan umat beliau.

Pertama kalinya saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada bapak dekan, dosen, dan rekan mahasiswa sekalian yang tergabung dalam BEM fakultas FISIP Universitas ……………….. yang telah memfasilitasi terselenggaranya acara yang sangat luar biasa ini. 

Terima kasih juga saya sampaikan atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk sedikit menyampaikan pidato yang Insya Allah bertemakan tentang generasi muda.

Hadirin yang saya hormati,

Jika kita berbicara tentang generasi muda khususnya di Indonesia, kita bisa bercermin pada kondisi mereka pada masa tahun 1900-an. 

Generasi muda pada saat itu dikenal sebagai pemuda yang menjadi perintis munculnya persatuan dan kesatuan dalam cakupan simbolisasi tanah air, kebangsaan, dan nasionalisme melalui sumpah pemuda. 

Generasi muda adalah kaum yang paling potensial dalam melakukan perubahan. Pada segmentasi usia ini para pemuda memiliki tingkat kecerdasan, stamina, semangat, dan hal-hal baik lainnya yang mengungguli segmentasi usia lainnya. 

Oleh karenanya pemuda dapat dikatakan sebagai pionir utama yang sangat berpengaruh terhadap peradaban di masa mendatang.

Namun bagaimanakah kondisi generasi muda di Indonesia pada saat ini? banyak diantara para pemuda yang terjerumus narkoba, pergaulan bebas, tawuran, dan beberapa kelakuan buruk lainnya. 

Di sisi lain beberapa diantara pemuda dewasa ini juga secara pemikiran telah teracuni dengan doktrin-doktrin berbahaya seperti misalnya radikalisme, pragmatisme, hedonisme, atheisme, dan lain sebagainya. 

Tentu hal semacam ini sangatlah berbahaya, mengingat kaum muda adalah generasi selanjutnya yang akan memikul tanggung jawab besar terhadap masa depan bangsa dan negara. 

Akan jadi seperti apa nasib bangsa ini ke depannya jika kaum muda telah terjangkiti pengaruh buruk sebagaimana telah dijelaskan tadi? 

Tentu tak dapat terbayangkan masa depan bangsa dan negara Indonesia jika generasi mudanya didominasi oleh pemuda yang hancur secara moral, etika, dan tingkah lakunya.

Hadirin yang saya hormati,

Bangsa Indonesia saat ini membutuhkan para pemuda yang memiliki semangat juang tinggi, berjiwa nasionalis, bertanggung jawab, cerdas, tekun, berani, dan religius. 

Pertanyaannya adalah masih adakan pemuda dengan jiwa seperti itu di zaman ini? sama seperti halnya sebuah peradaban, pembentukan karakter generasi muda tidaklah terlahir begitu saja. 

Terlebih generasi muda harapan bangsa yang memiliki karakter cerdas, berjiwa nasionalis, religius, dan nilai-nilai idealis lainnya. 

Dibutuhkan adanya upaya menuju pembentukan generasi muda yang semacam itu. Bukan hanya sebatas harapan, keinginan, atau bahkan impian kosong dalam mewujudkannya. 

Apa yang dapat dilakukan oleh para orang tua di zaman ini demi membentuk karakter idealis para pemuda?

Hadirin yang saya hormati,

Lagi-lagi faktor pendidikan menjadi solusi utama dalam menjawab persoalan ini. Generasi terbaik di awal-awal pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia terdahulu juga terlahir dengan sebab pendidikan sebagai latar belakang mereka. 

Pendidikan turut mengubah pola pikir yang selanjutnya akan berpengaruh pada perilaku dan sikap dalam bertindak. 

Orang yang berpendidikan akan lebih matang dalam menghadapi setiap masalah yang ada. Mereka memiliki kecenderungan untuk menemukan solusi terhadap masalah yang ada pada dirinya terlebih lagi masalah yang ada pada lingkungan disekitarnya. 

Pendidikan juga membawa kedewasaan dalam berpikir dan bertindak sehingga segala keinginan untuk berbuat hal negatif akan terfilter dengan sangat baik dalam diri seseorang. 

Pola pikir yang berlandaskan pendidikan tentu akan membuat seseorang berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara, terlebih dalam melakukan tindakan apapun. 

Sehingga perilaku buruk dan negatif akan dengan mudah terbendung dengan adanya pola pikir yang berlandaskan pendidikan. 

Disisi lain, pendidikan juga memuat nikai-nilai karakter yang bertujuan membentuk pribadi generasi muda yang cerdas, berakhlak, bertanggung jawab, nasionalis, cinta tanah air, disiplin, dan lain sebagainya. 

Karenanya urgensi pendidikan masih harus tetap ditanamkan ke dalam pribadi setiap generasi muda untuk dapat belajar setinggi-tingginya demi kebaikan dan masa depan mereka. 

Secara tidak langsung generasi muda yang terbentuk karakter idealnya akan berpengaruh pula pada perkembangan bangsa dan negara di masa depan.

Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan melalui pidato singkat tentang generasi muda ini. generasi muda adalah kader bangsa penerus estafet perjuangan di masa depan. 

Karenanya menjadi penting untuk mengawal proses pembentukan karakter ideal generasi muda melalui sarana apapun, tak terkecuali dengan adanya pendidikan. 

Kurang dan lebihnya saya mohon maaf dan kepada Allah saya mohon ampunan.

Wabiilaitaufik walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

[ CONTOH 2 ]

Pidato
Tentang Generasi Muda Islam

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh….

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَاَلَمِيْنَ . وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَي أُمُوْرِا لدُّ نْيَا وَا لدِّ يْنٍ . وَعَلَيْ آ لِهٍ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

“Alhamdu Lillahi Rabbil’alamin Wabihi Nasta’inu’ala Umurid Dunya Waddin Wa’ala Alihi Washahbihi Ajma’in”

  • Bapak / ibu yang saya hormati
  • Dan saudara – saudaraku yang saya muliakan.

Sebelum penympaian pidato akan saya lakukan, saya sangat mengharapkan sekali kepada kita semua yang ada dan yang hadir disaat ini untuk tidak pernah lupa bersyukur kepada Allah SWT.

Karena hingga saat ini Dia masih memberikan rahmatnya yang berlimpah – limpah kepada kita yaitu berupa nikmat kesehatan rohani maupun jasmani, nikmat iman, dan juga nikmat kesempatan sehingga sampai saat ini kita masih dapat berjumpa dan berkumpul dalam pertemuan di hari yang penuh dengan kedamaian ini.

Shalawat beserta salam pastinya kita tidak lupa dan tiak pula bosan – bosan kita berikan kepada roh junjungan alamyaitu nabi kita Muhammad SAW.

Dan saya juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk memberikan pidato singkat MC. pembahasan pidato saya yaitu masalah

” Karakter
Dan Sifat Generasi Muda Muslim Untuk Mengembangkan Negara Indonesia Menjadi
Lebih Baik “

Apabila saat ini kita ingin membicarakan masalah kaum muda, maka untuk mendapati berita di beberapa artikel (tulisan) dan kita sendiri juga bahkan sering menyaksikan bagaimana peran partisipasi pemuda yang sangat besar dalam membangun, menyambung serta mendukung semua perkembangan Negara. 

Mereka “Pemuda” adalah harapan bangsa yang nantinya akan memperjuangkan masa depan Negara ini menjadi lebih baik. 

Selain itu, di waktu yang bisa dibilang sama mereka merupakan harapan agama Islam, yang akan terus berjuang demi ajaran Islam di hari – hari esok, yang akan terus mempertahankan perundang – undangan Islam, yang berguna untuk membentengi para generasi muda Islam secara luas dari pengaruh berbagai gaya hidup orang barat yang sangat memiliki berdampak buruk, 

Para generasi yang nantinya bakal berubah menjadi pemimpin di masa depan, seperti kata pepatah : sekarang pemuda, namun esok merupakan pemimpin.

Pernyataan diatas mendorong kita semua untuk memperhatikan eksistensi para pemuda di masa mendatang. Pemuda merupakan hal yang melambangkan sebuah semangat yang baik dan tidak pernah redup………… 

pemuda juga dianggap sebagai hal yang melambangkan suatu keberanian yang tidak akan pernah luntur ………. 

Selain itu Pemuda juga dianggap sebagai hal yang melambangkan suatau kekuatan yang tidak mudah untuk hancur. kalimat itulah yang melatarbelakangi presiden pertama kita Soekarno, berkata: BERIKAN KEPADAKU SEPULUH PEMUDA, AKAN KU GONCANGKAN DUNIA. 

Dari pernyataan yang disampaikan oleh bpk Ir Soekarno ini sedikitnya kita dapat menyimpulkan bahwa Ir Soekarno lebih menghargai para pemuda ketimbang para orang tua. 

Mengapa? Karena mereka “enerasi muda” memainkan suatu peranan yang jitu dan juga mempunyai energi besar untuk dapat dibanggakan.

Oleh sebab itulah, agama kita “Islam” menganjurkan untuk jadi seorang pemimpin Islam yang bijaksana.  

Namun masalah yang kita hadapi sekarang, di era teknologi yang sudah sanat canggih seperti sekarang ini kita banyak menyaksikan perbuatan para kaum muda yang selalu bertentangan pada hukum – hukum yang ada pada agama yaitu Islam. 

Sudah banyak sekali para kaum muda yang tidak lagi menyadari akan pentingnya pendidikan dan apabila kita masih terus menelusuri lagi, pasti kita akan merasa lebih sedih lagi karena banyak saudara-saudara kita para kaum muslimin di Negri ini berprilaku buruk dan mereka juga dengan sengaja menhindari ajaran – ajaran Islam dan lebih mengikuti kebiasaan oarng – orang Barat. 

Pastinya tida terbanyangkan apalagi jika menggambarkan sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang jika semua kaum muda tidak memperhatikan tanggung jawab ini. 

Dan untuk penutup pidato saya pada hari ini, saya ingin menyerukan kepada saudara sekalian bersama – sama mempersiapkan generasi muda kita supaya mampu menggantikan posisi generasi tua di masa yang akan datang “depan”. 

Dan saya juga mengharapkan kepada saudara – saudara seluruh kaum muslimin di mana pun anda berada agar terus menjaukan diri dari perbuatan yang jelek dan seterusnya kita harus terus mengembangkan skill dan potensi diri kita untuk menggapai suatu masa depan yang lebih  cerah.

Saya kira kini sudah waktunya bagi diri saya untuk mengakhiri pidato pada saat ini sambil mohon maaf jika ada penyampaian yang kurang baik.

Akhir kata,. Billahi Taufik Wal Hidayah 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

[ CONTOH 3 ]

Pidato
Tentang Generasi Muda Yang Berakhlakul Karimah

السلا معليكم ورحمة والله وبر كاته

بسم الله الر حمن الرحيم، حمد واشكرالله، والصلاة والسلام على رسوالله امابعد

  • Yang terhormat para alim ulama
  • Yang saya hormati Panitia Penyelenggara Lomba Pidato 3 Bahasa Kabupaten ………………,
  • Dewan juri yang saya hormati
  • Peserta lomba pidato yang berbahagia
  • Serta hadirin hadirot رحيم كم الله

Patutlah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat, yang begitu agung, sehingga kita dapat hadir dalam acara Lomba Pidato 3 Bahasa Kabupaten ……………….. dalam keadaan sehat wal’afiat Isya Allah.

اللهم صلي علي سيدن امحم

Sholawat dan salam senantiasa tercurahkan pada junjungan besar kita, Rasulullah SAW, yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman yang Islamiyyah.

Hadirin yang terhormat,

Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya menyampaikan topik berkenaan tentang “Membina Generasi Muda dengan Akhlakul Karimah”. 

Sebagaimana telah kita ketahui bahwa saat ini kemerosotan kualitas dalam segala aspek kehidupan tersebar di tengah–tengah masyarakat. 

Kemerosotan–kemerosotan tersebut telah sangat berpengaruh pada generasi muda yang turut mengalami kemerosotan kualitas diri,sehingga hal tersebut menjauhkan generasi muda sebagai sosok generasi dambaan umat.

Sahabat seperjuangan رحيم كم الله

Generasi dambaan umat yaitu generasi yang berdaya, cerdas dan perduli terhadap permasalahan bangsanya. Generasi tersebut yaitu generasi yang berkepribadian Islam (Syakhshiyyah Islamiyah).Generasi yang menjadikan Islam sebagai gaya hidup (way of life)

Kedua, generasi yang menguasai tsaqafah islamiyah dengan handal

 Ketiga, generasi yang menguasai ilmu–ilmu terapan, seperti pengetahuan, sains, dan tekhnologi.

Keempat, generasi yang berjiwa pemimpin, yakni yang siap bertanggung jawab terhadap segala aktifitas dalam kehidupannya dan terhadap apa yang dipimpinnya.

Hadirin yang terhormat,

Berdasarkan gambaran generasi dambaan umat yang terpaparkan tadi, perlunya pembinaan akhlak dan kepribadian terhadap anak atau remaja, agar diharapkan terwujudnya generasi muda sebagai sosok generasi dambaan umat.

Semakin hari zaman bertambah maju dan semakin hari pula bnyak generasi muda yang salah memilih jalan, akibatnya zaman bertambah maju tapi kembali ke zaman jahiliyah

Contoh banyak orang yang menghalalkan segala cara untuk kesenangan keduniawian.

Hal- hal  seperti itulah yang membuat generasi muda bangsa buta akan jalan kebenaran. Mereka lenyap dalam hawa nafsyunya, dan neraka tempat yang pantas bagi mereka

Allah berfirman dalam surat al- maidah ayat 90 yang berbunyi


                                        يايهاالذين امنواانماالخمروالميسروالانصابوالازلام رجس من عمل الشيطن

Artinya:    

Hai orang- orang yang beriman sesungguhnya minuman khamer, berjudi, (berkorban untuk)berhala, mengundi nasip dengan panah adalah perbuaten keji termasuk perbuatan setan. Maka hindarilah agar kamu sekalian menjadi orang2 yang beruntung.

Mari kita sebagai generasi muda bangsa selalu menjunjung tinggi harkat dan martabat negara indonesia dengan meningkatkan kemauan untuk menjadi generasi muda yang cerdas dan sukses.

Permbinaan kepribadian awal anak juga dilakukan dalam keluarga Luqman yang tertulis dalam Al Qur’an surat Luqman (31) ayat 13, 16, 17, 18 dan 19. 

Dari kandungan ayat tersebut, tampaklah bahwa pembinaan pribadi yang Islami kepada anak perlu diterapkan sejak usia dini ,sebagai langkah awal terwujudnya generasi yang berdaya, cerdas dan peduli umat .

Disini, peran seorang ibu sangatlah penting.

Sahabat seperjuangan رحيم كم الله

     Dari keyakinan dan kemauan yang sangat tinggi, lahirlah seorang pemimpin dari ibu yang sabar dalam mengandung selama 4 tahun. Beliau adalah imam syafii. Beliau sangat cerdas dan mau berusaha dalam menggapai cita- cita. Dalam usia yang relative muda, yaitu 7 tahun beliau mampu menghafal kitab suci al- Quran. Dan di usia 10 tahun pula, beliau bisa menghafal hadits Imam Maliki.

‘Apa kata dunia’ jika kita yang hidup di era baru ini, dengan tehknologi yang semakin canggih gk mampu meneladani seorang imam syafii. Generasi muda dambaan umat harus bisa donk!!! Kita harus yakin bahwasannya kita bisa menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Tidak hanya  yakin, tapi kita juga berusaha untuk meraihnya.

Bagaimana sih…, cara generasi muda untuk meraihnya???

 Mau tau??? Mau tau jawabannya???

Ya Sahabat seperjuangan رحيم كم الله

Generasi muda harus mampu menciptakan dan memperkenalkan sesuatu yang baru dengan apa??? Dengan menunjukkan semangat dan keberanian untuk maju juga tidak takut mencoba hal- hal yang baru selama hal itu positif bagi kita.

Sahabat seperjuangan رحيم كم الله

Mari kita bersama- sama untuk memperbaiki kekurangan diri kita masing- masing agar kita terhindar dari sifat sifat yang merugikan dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik

Mbak Dian haji ke Tanah Suci

Cukup sekian dan terima kasih

Jual mangga di perempatan

Jika salah kata mohon di maafkan

                       

Demikianlah pidato ini saya sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat tutur kata yang kurang berkenan. Terima kasih atas perhatian hadirin sekalian. Semoga yang tersampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin ya robbal ‘alamin.

Wabillahi taufiq wal hidayah,

Walhamdulillah hirrabbil ‘alamin

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

[ CONTOH 4 ]

Contoh Teks Pidato tentang Generasi Muda Mudah diHafal

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh..

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَاَلَمِيْنَ . وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَي أُمُوْرِا لدُّ نْيَا وَا لدِّ يْنٍ . وَعَلَيْ آ لِهٍ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

“Alhamdu
Lillahi Rabbil’alamin Wabihi Nasta’inu’ala Umurid Dunya Waddin Wa’ala Alihi
Washahbihi Ajma’in”

Rangkaian puja dan puji syukur marilah terlebih dulu kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena telah memberikan limpahan nikmat serta karuniaNya sehingga kita semua masih diberikan umur panjang dan kesehatan. T

ak lupa juga shalawat serta salam akan senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita nabi mulia Muhammad SAW yang telah memberikan petunjuknya sehingga kita dapat meniti jalan keselamatan.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Dengan munculnya era globalisasi ini memang seolah menjadikan setiap negara yang turut serta didalamnya sebagai salah satu bentuk ruangan tanpa batas. 

Sehingga apda akhirnya setiap bangsa dapat dengan mudah keluar masuk dan memberikan pengaruhnya kepada negara lain. 

Sehingga akhirnya berbagai paham, budaya dari luar akan sangat mudah masuk ke negara lain meskipun terkadang budaya yang masuk tersebut memiliki efek yang negatif terhadap bangsa yang dimasukinya. 

Dan salah satu elemen masyarakat yang sangat riskan dengan adanya kondisi ini adalah pemuda. 

Dan dalam jangka panjang jika para pemuda tidak segera sadar dengan kondisi ini maka bisa jadi nantinya pemuda bangsa kita hanya akan menjadi pemuda yang konsumtif dan tidak lagi produktif. 

Sehingga ini memang menjadi satu bentuk tantangan tersendiri untuk generasi muda.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Untuk dapat melawan era globalisasi yang demikian keras dan sangat kompetitif memang dibutuhkan sebuah semangat dan tingkat agresif yang sangat tinggi dari generasi muda untuk melawannya. 

Bila pemuda kita salah dalam menyalurkan energinya hanya untuk tawuran, kongkow-kongkow yang tidak jelas, melakukan hal-hal yang mubadzir, maka pastinya masa depan bangsa kita juga turut terancam. 

Karena biar bagaimanapun para generasi muda merupakan tonggok penting dalam penentuan masa depan bangsa kita untuk kehidupan kita nantinya.

Sehingga dengan kerasnya arus era globalisasi yang ada sekarang ini nampaknya semua pihak harus turut serta dan berperan aktif dalam menumbuhkan kembali semangat pemuda kita yang nampaknya semakin hari semakin hari semakin merosot. 

Denga mengembalikan semangat para pemuda ini diharapkan, untuk masa depan para pemuda bangsa kita benar-benar bersiap untuk menghadapi krisis yang tentunya akan semakin jauh lebih besar. 

Dengan semakin banyaknya pemuda yang berkualitas, maka masa depan kita juga akan terjamin. Sehingga munculnya era globalisasi yang semakin lama semakin tak terbendung ini, bukan lagi dijadikan sebagai suatu ancaman namun diharapkan era globalisasi muncul sebagai sebuah harapan yang akan membuat bangsa kita menjadi semakin baik yang tetap mampu berdiri dalam jati diri bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Kiranya, hanya sekian saja pidato tentang era globalisasi yang dapat saya sampaikan. Kurang dan lebihnya saya mohon maaf.. Billahi Taufik Wal Hidayah 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

[CONTOH 5 ]

Pidato Tentang Generasi Muda Penerus Bangsa

Assalamuallaikum Wr. Wb.

Selamat (….) dan salam sejahtera bagi kita semua. Pertama-tama marilah kita ucapkan syukur atas kesempatan berkumpul di hari yang cerah ini.

  • Yang terhormat Bapak (…..)
  • Yang terhormat Bapak dan Ibu guru (……)
  • Dan tidak lupa teman-temanku yang saya cintai dan saya banggakan.

Pertama Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, karena atas limpahan taufiq dan hidayah-Nya, kita dapat hadir di ruangan ini, tanpa ada halangan suatu apa pun dalam rangka “………………”

Salawat dan salam marilah kita sanjungkan kepada junjungan kita, sang pelita yang menunjukkan kita kepada kebenaran, idola kita baginda nabi agung Muhammad saw dengan ucapan Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad, Semoga kita semua mendapatkan syafaatnya di hari kiyamat. Amin.

Pada kesempatan ini, saya akan berbicara mengenai peran generasi muda sebagai harapan bangsa. Kita adalah generasi muda penerus bangsa.

Sebagai harapan bangsa seharusnya kita memberikan prestasi sebagai bukti nyata jika kita mampu meneruskan estafet kepemimpinan negeri ini.

Selain itu pemuda juga merupakan ujung tombak bagi masa depan bangsa untuk menjawab tantangan ke depan yang lebih baik. Agar negeri ini semakin maju, sangat dibutuhkan generasi muda yang perkepribadian luhur, berbudipekerti dan mampu mengamalkan ilmu yang dimiliki.

Pengamalan ilmu dengan baik dan kreatif akan membuat daya saing bangsa di masa depan menjadi lebih baik.

Para hadirin yang saya hormati,

Indonesia adalah negara yang memiliki kompleksitas dan keragaman yang unik. Tersusun dari berbagai suku dan budaya, berbagai bahasa dan adat istiadat, serta memiliki beribu pulau yang saling terpisahkan oleh lautan. Indonesia mendapat julukan negeri agraria sekaligus negeri maritim.

Berbagai perbedaan itu bisa membuat perpecahan dalam suatu bangsa, atau justru bisa membuat bangsa ini lebih bersatu. Di sinilah posisi pemuda sangat diandalkan, generasi muda menjadi tumpuan negeri ini agar terus bersatu dan mencapai visi misi bersama.

Namun sayangnya generasi muda Indonesia saat ini banyak yang terperosok dalam arus globalisasi yang memberikan dampak negatif.

Arus globalisasi yang terlalu cepat memang memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya banyak teknologi yang berkembang sehingga mempermudah aktivitas manusia.

Namun dapat berdampak negatif ketika mentalitas pemuda dan generasi penerus bangsa ini semakin buruk .

Indonesia terus membutuhkan pemimpin-pemimpin muda yang berjiwa tangguh, adil, bijaksana dan mampu bertahan dari kuatnya arus negatif globalisasi.

Sebagai generasi harapan bangsa, sudah seyogyanya kita bersemangat dalam berjuang, semangat bhineka tunggal ika, dan semangat mempertahankan kemerdekaan.

Hal ini dapat Kita lakukan dengan senantiasa berpegang teguh dengan isi Sumpah Pemuda yaitu:

1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia

2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia

3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Kita sebagai pemuda harus bisa menunjukkan kedewasaan dan kematangan pikiran agar mampu mengelola negeri ini dengan lebih baik. Kita juga harus memiliki karakter kepemimpinan yang adil dan bijaksana. Tidak hanya mementingkan urusan pribadi dan golongan.

Setidaknya kita terus belajar dan mencoba menjadi lebih baik dengan belajar lebih giat, aktif di kegiatan sosial dan berperan aktif dalam memberikan pendapat terhadap permasalahan di sekitar kita.

Semoga kita bisa menjadi pemuda yang dibutuhkan negeri ini.

Demikian pidato dari saya, semoga bisa memberikan inspirasi. Jika ada salah-salah kata saya ucapkan mohon maaf.

Wassalamualaikum wr.wb.

Demikian artikel yang dapat kami berikan tentang ” Contoh Pidato tentang Generasi Muda “. Semoga bermanfaat. Jika adaa kata kata yang kurang tepat silahkan diperbaiki dan bisa tambah dan disesuaikan ya. Terimakasih sudah berkunjung diblog vestitijayastore. Baca juga artikel menarik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *