Teks Pidato Emansipasi Wanita ( Kumpulan Contoh Contoh Terbaik )

Posted on

Teks Pidato Emansipasi Wanita – Apakah anda saat ini sedang mencari referensi dan contoh teks pidato dengan tema emansipasi wanita ? Selamat ! Tepat sekali kalian berkunjung diblog kami. Diartikel ini kami akan memberikan contoh-contohnya lengkap.

Apa yang dimaksud dengan emansipasi wanita? Emansipasi wanita adalah proses pelepasan diri para wanita dari kedudukan sosial ekonomi yang rendah atau dari pengekangan hukum yang membatasi kemungkinan seorang wanita untuk berkembang dan maju di segala bidang dalam kehidupan masyarakat.

Teks Pidato Emansipasi Wanita ( Kumpulan Contoh Contoh Terbaik )

Nah berikut ini Contoh Teks Pidato Emansipasi Wanita






[ CONTOH 1 ]

Pidato tentang Emansipasi Wanita Di Era Modern

Bismillahi rahmani rahim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Walhamdulillah. Assholaatu wassalaamu ‘ala rasuulillah. Wa’ala alihi washahbihi wamawwaalah.

Yang saya hormati para hadirin sekalian, pertama tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahuwataala karena berkat nikmat dan karuniaNya kita dapat berkumpul dan bertatap muka di acara ini. 

Sholawat serta salam tidak lupa kita panjatkan kepada nabi kita nabi Muhammad Solallahu alaihi wassalam.

Pada kesempatan kali ini yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, marilah kita bersama-sama mengucapkan syukur atas karunia kesehatan dan kesempatan yang diberikan oleh Allah swt. sehingga kita dapat berkumpul bersama-sama memaknai arti dari Hari Kartini.

Para hadirin yang saya hormati, dalam kesempatan yang berbahagia ini pula, maka isinkanlah saya membawakan sepatah dua patah kata dalam rangka memperingati hari kartini ini.

Seperti yang kita ketahui, Kartini merupakan nama yang tidak asing lagi bagi bangsa Indonesia. Kata Kartini mengingatkan kita pada sosok seorang wanita yang berjuang demi meningkatkan harkat dan martabat kaumnya. Setelah kiprah Raden Ajeng Kartini ini, beliau kemudian dinobatkan menjadi seorang pelopor gerakan emansipasi wanita di Indonesia. 

Emansipasi wanita ini sendiri berasal dari suatu gerakan di Negara Barat, yang dahulunya wanita merasa dikerdikan, dan menjadi warga kelas 2, sehingga menimbulkan akumulasi kekecewaaan kepada kaum wanita dan timbullah apa yang dinamakan perjuangan persamaan derajat atau emansipasi wanita.

Pengertian atau definisi emansipasi wanita ini sendiri secara harfiah adalah kesetaraan hak dan gender. Emansipasi wanita juga bisa diartikan sebagai suatu usaha untuk membuat persamaan hak-hak kaum wanita terhadap hak-hak kaum pria di segala bidang kehidupan. 

Emansipasi wanita bertujuan memberi wanita kesempatan bekerja, belajar, dan berkarya seperti halnya para pria, seimbang dengan kemampuannya. Pengertian sama di sini lebih di persepsikan pada kata sejajar karena tidak bisa dipungkiri wanita dan laki-laki jelas berbeda.

Perbedaan itu bisa dilihat dari kondisi fisik, sisi emosinal yang menonjol, dan sifat-sifat bawaan. Secara fisiologis misalnya wanita mengalami haid hingga berkonsekuensi berbeda pada hukum-hukum yang dibebankan atasnya. 

Sementara dari kejiwaan, pria umumnya lebih mengedepankan akalnya sehingga lebih bijak, sementara wanita cenderung mengedepankan emosinya. Namun dengan emosi yang menonjol itu, wanita patut menjadi ibu yang mana mempunyai ikatan yang kuat dengan anak.

Jadi, pengertian emansipasi wanita adalah memperjuangkan agar wanita bisa memilih dan menentukan nasib sendiri serta mampu membuat keputusan sendiri. Untuk tahap selanjutnya, merupakan pembekalan agar wanita mampu untuk menentukan nasib dan membuat keputusan.

Emansipasi wanita kerap diasalah artikan oleh sebagian dari kita, yaitu dengan mengejar karir setinggi langit, kesetaraan gender yang kebablasan, bahkan dengan mengorbankan kodratnya sebagai wanita. 

Padahal seseungguhnya apa yang diperoleh dari itu semua terlebih mengorbankan kodratnya sebagai wanita adalah kekalahan bagi wanita yang paling telak!

Hal tersebut sering terjadi pada ibu-ibu PKK, yang terkadang, dan sebagian besar dari mereka justru berlomba untuk menjadi seorang pemimpin agar dapat meraih karirnya setinggi mungkin, sehingga terjadilah kesetaraan gender yang justru kebablasan, 

bahkan tidak jarang dari mereka mengorbankan kodratnya sebagai wanita, terlebih sebagai seorang wanita yang memiliki suami dan anak.

Mengorbankan kodratnya sebagai wanita, terlebih sebagai wanita yang memiliki suami dan anak, terkadang menjadi salah satu alasan yang sering digunakan didalam proses perceraian. Bagaimana tidak mungkin hal itu terjadi? 

Pria dalam hal ini sebagai seorang suami akan meresa dihiraukan lagi, tidak diberikan perhatian khusus, serta terkadang ia merasa semua hal yang semestinya menjadi tanggung jawabnya justru diambil alih sehingga muncullah rasa tidak nyaman, rasa kesal, dan rasa tidak dihargai sebagai kepala keluarga. 

Ketika segala perasaan itu telah muncul dan bercampur aduk, amak perlahan-lahan akan terjadi percekcokan kecil yang kemudian menjadi besar dan akan berujung pada perceraian.

Setiap wanita pastinya tidak ingin merasakan dan mengalami kegagalan dalam berumah tangga. Oleh sebab itu, sebagai wanita marilah kita bersama-sama meraih mimpi dan karir setinggi mungkin tanpa harus melupakan kodrat kita sebagai wanita,  

karena seperti yang telah saya katakan tadi “mengorbankan kodratnya sebagai wanita adalah kekekalan bagi wanita yang paling telak”. 

Terlebih kepada ibu-ibu PKK yang ingin meraih karirnya setinggi mungkin bisa saja, asal tidak dengan melupakan kodratnya sebagai wanita yang memiliki suami dan anak yang jauh lebih membutuhkannya dan jauh lebih peting daripada menjadi seorang wanita karir yang melupakan kewajiban-kewajiban yang seharusnya ia penuhi terlebih dahulu.

Emansipasi yang disuarakan oleh Kartini, sebenarnya lebih menekankan pada tuntutan agar wanita saat itu memperoleh pendidikan yang memadai, menaikkan derajat perempuan yang kurang dihargai pada masyarakat Jawa, dan kebebasan dalam berpendapat dan mengeluarkan pikiran. Pada masa itu tuntutan tersebut khususnya pada masyarakat Jawa adalah lompatan besar bagi wanita yang disuarakan oleh wanita.

Maka dari itu dalam memperingati hari Kartini 21 April, yang kita harapkan tentu semangat Kartini dan perintis kesetaraan gender menjadi teladan bagi wanita di Indonesia. Namun yang harus kita ingat bahwa dalam memperjuangkan kesetaraan gender tidak melupakan kodratnya sebagai wanita.

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan bila ada kata-kata yang kurang berkenan dihati mohon maaf dan terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

[ CONTOH 2 ]

Pidato Singkat Emansipasi Wanita

Assalamualaikum Wr.Wb.

Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin. Wassholatu wassalamu ‘ala asyrafil ambiyaai wal mursalin. wa’ala alihi wa ashhabihi waman tabi’ahum bi ihsanin ilaa yaumiddin. Amma ba’du.

  • Yang terhormat bapak/ibu dewan guru.
  • Yang terhormat teman-teman seperjuangan

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadiran Tuhan yang maha esa yang mana dalam kesempatan yang berbahagia ini kita dapat berkumpul bersama di ruangan ini dalam keadaan sehat walafiat.

Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para hadirin yang telah memberikan saya kesempatan untuk menyampaikan pidato yang bertemakan emansipasi wanita.

Hadirin yang berbahagia

Pada zaman R.A.Kartini kebebasan kaum perempuan begitu terkungkung. Perempuan hanya diperbolehkan berada di sumur, kasur, dan dapur. Tidak diberi haknya untuk mengenyam pendidikan. 

Melihat keadaan tersebut hati kartini terketuk untuk memerdekakan kaum perempuan dan mensedrajatkan kedudukan hak kaum lelaki dan perempuan namun tidak menghilangkan kodratnya sebagai seorang wanita yaitu melahirkan, menyusui, dan mendidik anak-anak yang berakhlak mulia. 

Karena wanita adalah tiang negara apabila hancur wanita nya maka hancur pula negara tersebut. Yang kita kenal dengan istilah emansipasi wanita. 

Akan tetapi impian mulia kartini itu ditentang keras oleh orang-orang sekitarnya. Namun kartini tidak pernah menyerah untuk mewujudkan mimpinya dengan mengajak para wanita untuk belajar demi melawan kebodohan.

Hadirin yang terhormat

Mungkin banyak diantara hadirin bertanya-tanya apa itu emansipasi wanita. Emansipasi wanita adalah sebuah proses pelepasan diri pada pengekangan hukum yang membatasi seseorang untuk maju dan berkembang. Dapat kita lihat di masa sekarang ini mulai dari Astronot, Presiden, Pilot, Dokter, Tenaga pendidik, bahkan sampai kuli bangunan pun mampu dikerjakan oleh seorang wanita. Itu merupakan segelintir kecil hasil kerja keras Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita.

Hadirin yang saya sayangi

Tersenyumlah Kartini di pusarannya melihat hasil jerih payah perjuangannya mengangkat derajat kaum wanita seperti di dalam bukunya “Habis Gelap Terbitlah Terang” telah berbuah manis.

Wahai kartini-kartini muda marilah kita belajar dengan giat dengan penuh semangat gapailah cita-citamu setinggi langit. Jangan kita sia-siakan perjuangan Kartini.

Hadirin yang berbahagia

Demikianlah yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat dan dapat memacu semangat kita para kartini-kartini muda dalam menggapai cita-cita dan memajukan bangsa.

Bila ada jarum yang patah

Jangan disimpan di dalam peti

Bila ada kata yang salah

Jangan disimpan di dalam hati

Wabilahitaufik Walhidayah Wassalamualaikum Wr.Wb.

[ CONTOH 3 ]

Pidato Tentang Emansipasi Wanita

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh..

Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bil huda wadinil haqq, liyudzhirahu ‘aladdini kullihi, wakafa billahi syahiidaa. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna muhammadarrasulullah. Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin wa’ala alihi washahbihi ajma’in. Amma ba’du.

Pertama-tama tentunya marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yag telah memberikan nikmatNya sehingga kita semua yang ada disini dapat memperoleh kesempatan sehingga kita dapat berkumpul bersama dalam kesempatan yang penuh anugerah ini. 

Tak lupa shalawat serta salam juga turut kita haturkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW yang telah memberikan pentunjukanya sehingga kita dapat menjadi umat yang berjalan pada jalan keselamatan.

Hadirin sekalian yang berbahagia.

Persoalan terkait emansipasi wanita memang tidak akan pernah habis untuk diperbincangkan. Jika kita mengaca pada emansipasi yang diperjuangkan oleh RA Kartini tentunya hal tersebut memang benar adanya dan memang sangat pantas untuk diperjuangkan. 

Namun nampaknya untuk jaman sekarang ini pemahaman mengenai emansipasi wanita nampaknya telah mulai mengalami pergeseran makna yang bila hal tersebut tidak segeran dibenahi akan berakibat kepada makna yang melenceng dari kodratnya sebagai seorang wanita.

Hadirin sekalian yang berbahagia.

Dengan semakin majunya peradaban yang ada sekarang ini nampaknya emansipasi yang diperjuangkan semakin lama semakin melampaui batas karena menganggap bahwa wanita harus memiliki hak yang sama dengan kaum laki-laki. 

Padahal biar bagaimana pun tidak semua hak wanita harus disamakan keseluruhannya atas laki-laki. karena Allah memang sengaja menciptakan jenis kelamin laki-laki dan wanita dengan kodrat biologis yang tidak sama.

Namun nampaknya pergeseran pemahaman mengenai emansipasi wanita yang ada sekarang ini memang telah menjadikan supatu bentuk perubahan sosial dalam masyarakat kita. namun pada kenyataannya seringkali yang muncul adalah dampak negatif. 

Munculnya pemahaman yang salah terkait emansipasi wanita ini memang seringkali membuat banyak wanita melupakan kodratnya dan terlalu memandang rendah laki-laki. 

sehingga kahirnya banyak sekali muncul kasus-kasus perceraian yang diakibatkan karena sang wanita merasa diperlakukan tidak adil karena kedudukannya yang lebih rendah.

Hadirin sekalian yang berbahagia.

Tentunya perubahan makna ini harussegera kita waspadai segera mungkin khususnya kita sebagai muslimah yang taat. Kita harus sadar betul bahwa pada dasarnya kaum laki-laki tetap merupakan pemimpin bagi kaum wanita. 

Kita juga harus tahu dengan betul batasan-batasan yang tepat terhadap kedudukan kita sebagai seorang wanita. 

Kita juga harus sadar betul bahwa wanita memang ditakdirkan sebagai sosok yang lemah yang harus melayanin seorang suami, mengurusi anan dan tentu saja mengurusi rumah tangga. 

Sehingga emansipasi yang selama ini diperjuangkan sekarang ini nampaknya memang harus membuat banyak wanita siap untuk menjalankan peran ganda. 

Wanita boleh berada dalam garis yang sama dengan laki-laki dalam hal memperoleh pendidikan dan karir, namun seorang wanita juga harus tetap berperan dengan tepat sebagai seorang yang berkedudukan lebih rendah dari laki-laki

Hadirin sekalian yang berbahagia.

Kiranya hanya demikian yang dapat saya sampaikan. Kurang dan lebihnya saya mohon maaf.. 

Billahi Taufik Wal Hidayah 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh






[ CONTOH 4 ]

Naskah Lomba Pidato Tema Emansipasi Wanita

Assalamu’alaikum Wr.Wb. 

Alhamdu lillahi a’azzana bil imani bih. Wahadana ila ‘adzimi syari’atih. Wa as’adana bittiba’i afdhali rusulih. Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, fii uluuhiyyatihii, warubuubiyyatihii wa asmaaihi washifatih. Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasuluh. Allahumma Shalli Wasallim Wabarik ‘Ala Sayyidina Muhammadin Wa’ala Alihi Washahbihi ajma’in. Waba’du.

  • Dewan juri yang saya hormati, 
  • panitia penyelenggara acara yang saya hormati 
  • dan teman-teman yang saya sayangi. 

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang mana telah memberikan begitu banyak kenikmatan pada hari ini, sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat tanpa kekurangan suatu apapun. 

Shalawat wa salam kita haturkan kepada junjungan kita baginda nabi besar Muhammad SAW yang senantiasa kita nantikan syafaat nya minaddunnya hattal akhirah, Aamiin ya rabbal Alaamiin.

Pada kesempatan yang merupakan perayaan hari Kartini ini, perkenankanlah saya menyampaikan sepatah dua patah kata yang berhubungan dengan wanita-wanita penerus Kartini. 

Jika berbicara tentang emansipasi wanita di Indonesia, tentunya kita akan langsung mengingat pahlawan wanita asal Jepara, yakni R.A Kartini. Karena Kartini lah yang mengangkat derajat wanita di Indonesia hingga setara dengan derajat laki-laki. 

Berkat perjuangan Kartini,  saya dan saudari-saudari semua dapat berada disini dan tidak hanya berada di dapur. Berkat beliau juga, Indonesia pernah merasakan di pimpin oleh presiden wanita. 

Dan berkat beliau lah sekarang banyak sekali wanita-wanita Indonesia yang sukses di berbagai bidang, bahkan tidak hanya sukses di Indonesia saja melainkan sampai di kancah Internasional. Sudah sepatutnya kita bangga dan sangat berterimakasih atas perjuangan R.A. 

Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia. Para hadirin yang berbahagia, setelah adanya gebrakan emansipasi wanita oleh R.A. 

Kartini, muncul banyak sekali tokoh-tokoh wanita Indonesia yang begitu luar biasa. Wanita-wanita Indonesia inspiratif ini ingin mengajak seluruh wanita di Indonesia melalui kerja keras dan semangat juang untuk mengenali potensi diri yang ada dalam diri mereka sedalam-dalamnya. 

Walaupun begitu, mereka tetap tidak melupakan kodratnya sebagai seorang wanita. Sampai saat ini, banyak sekali generasi penerus Kartini yang bermunculan dari berbagai pelosok negeri. Bahkan di jenjang sekolah banyak hal yang dilakukan untuk menciptakan Kartini-Kartini masa kini. 

Seperti halnya memberikan sarana melalui organisasi di sekolah. Semoga sampai kapanpun penerus Kartini akan terus bermunculan, dan wanita-wanita Indonesia mampu memberikan eksistensinya dengan tidak melupakan kodratnya sebagai seorang  wanita. 

Sekian dari saya, apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. 

Wassalamu’alaikum wr.wb

[ CONTOH 5 ]



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Salam sejahtera saya ucapkan untuk kita semua.

Hari ini, tanggal 21 April yaitu hari yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia karena tanggal inilah lahir seorang pelopor emansipasi wanita.

Kartini merupakan sosok dibalik perjuangan gerakan emansipasi wanita yang pengaruhnya terasa sampai sekarang.

Perjuangan beliau begitu gigih karena pada jaman dahulu, keberadaan dan kebebasan kaum wanita begitu terkukung.

Kaum wanita hanya boleh mengurusi masalah domestik rumah tangga, termasuk di dalamnya tidak diperbolehkan mengenyam bangku pendidikan.

Melihat keadaan yang sangat merugikan kaum wanita, sosok Kartini hadir untuk memerdekakan kaum wanita. Kartini senantiasa berjuang untuk meningkatkan harkat dan martabat wanita.

Tidak sampai disitu, Kartini juga memperjuangkan wanita untuk dapat memilih dan menentukan nasib serta keputusan sendiri. Tentunya, jaman dahulu hal tersebut murtahil dilakukan oleh wanita.

Walaupun gerakan emansipasi wanita begitu ditentang, namun Kartini tetap bersih keras berjuang untuk mengajak kaum wanita menumpas kebodohan.

Hadirin yang berbahagia, proses perjuangan Kartini yang pantang menyerah, memberikan pengaruh yang besar bagi nasib kaum wanita Indonesia sampai sekarang.

Beliau dapat tersenyum melihat hasil perjuangannya berbuah manis. Lihatlah diri kalian yang berdiri di sini, khususnya bagi kaum wanita. Berkat sosok Kartini-lah kita mampu berkarir setara dengan kaum pria.

Hadirin yang terhormat, 

marilah kita syukuri dan lanjutkan perjuangan beliau sebagai tiang negara. Tidakkah negara akan hancur apabila kaum wanita pun hancur.

Tetaplah berkontribusi pada negara sesuai kemampuan tanpa melanggar kodrat seorang wanita.

Mudah-mudahan pidato yang saya sampaikan pada kesempatan kali ini bermanfaat.

Selain itu, juga dapat memacu kita semua untuk terus semangat sebagaimana sosok Kartini berjuang dimasa lampau.

Wabilahitaufik walhidayah, 

wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Nah demikian artikel yang dapat kami berikan tentang ” Teks Pidato Emansipasi Wanita “. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi dan contoh, baik itu digunakan untuk persiapan lomba, ataupun akan berpidato . Baca juga contoh teks pidato lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *