Teks Pidato Sambutan Tasyakkuran Karena Lulus Ujian dan Meraih Gelar Kesarjanaan

Posted on

Teks Pidato Sambutan Tasyakkuran Karena Lulus Ujian dan Meraih Gelar Kesarjanaan Selametan adalah sebuah tradisi ritual yang dilakukan oleh masyarakat Jawa. Slametan dilakukan untuk merayakan hampir semua kejadian, termasuk kelahiran, kematian,pernikahan, pindah rumah, dan sebagainya.

Sebelum melakukan pidato tasyakuran, pastinya kalian memerlukan persiapan sebelum berpidato. Mungkin bagi kalian yang sudah terbiasa berpidato, hal ini tidak menjadi permasalahan. Tapi mungkin jika anda memang membutuhkan persiapan sebelum berpidato, alangkah baiknya kalian mempersiapkannya.

Teks Pidato Sambutan Tasyakkuran Karena Lulus Ujian dan Meraih Gelar Kesarjanaan

Berikut Contoh-contoh Teks Pidato Sambutan Tasyakkuran Karena Lulus Ujian dan Meraih Gelar Kesarjanaan yang bisa kalian jadikan bahan persiapan sebelum berpidato.

( CONTOH 1 )

Contoh teks pidato kelulusan Kuliah
Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
Bismillahirrohmanirrohiim. Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, was-sholaatu wassalaamu ‘alaa asyrofil anbiyaa-i wal mursaliin, sayyidina muhammadin, wa’ala alihi wa’ashabihi aj’ma’iin, Amma ba’du.
Bapak-bapak, saudara-saudara serta para hadirin sekalian yang berbahagia! Pada malam yang berbahagia ini marilah kita atas nama orang muslim mengucapkan syukur alhamdulillah kehadirat Allah SWT.
karena Dialah satu-satunya pencipta yang berhak uatuk mendapat pujian, dan Dia pulalah yang selalu pemberi nikmat atas semua hamba-hamha-Nya dan Dia pulalah sumber kebahagiaan dan keselamatan, dan Dia pula sumber pemberi rezki.
Selanjutnya sholawat serta salam semoga tetap tercuruhkan kepada junjungan Nabi kita Muhammad saw. keluarganya, para sahabatnya dan semua para pengikutnya, karena beliaulah satu-satunya orang yang berjasa dalam menyebarkan dan menegakkan agama Islam” ditengah-tengah kita umat manusia, sehingga kita semua dapat mengetahui mana jalan yang benar dan mana jalan yang salah.
Hadirin sekalian yang berbahagia
Pada malam ini kami mendapat amanat dari bapak Syukur sekeluarga untuk menyampaikan sepatah dua patah kata dalam acara tasyakkuran yang diselenggarakan oleh bapak shohibul hajat dalam rangka mentasyakkuri atas lulusnya atau mencapai gelar kesarjanaan putra pertamanya yang bernama Adi Saputra.
Bapak shohibul hajat menghadirkan para bapak sekalian adalah pertama mohon doa restu dari bapak-bapak sekalian atas keberhasilan putranya dalam mencapai gelar kesarjanaan, mudah-muahan gelar yang disandangnya itu berguna bagi dirinya, bagi keluarganya serta bagi masyarakat sekitarnya. 
Gelar yang disandangnya itu semoga menjadi jembatan untuk mencapai ridlo Allah, mendekatkan dirinya kepada Allah. Maka sebagai ungkapan rasa syukurnya bapak Syakur sekeluarga malam ini mengadakan tasyakkuran atau kenduri ala kadarnya, menurut kemampuannya, sebab pada dasarnya manusia itu wajib bersynkur kehadirat Allah SWT. atas ni’mat yang diberkannya kepadanya, baik ni’mat itu menurut pandangannya kecil atau besar. Karena ada salah satu hadits
Rasululiah yang menyatakan : 
Artinya :
“Orang yang paling bersyukur kepada Allah Azza Wajalla, ialah orang yang paling banyak, berterimakasih kepada sesama hamba-Nya. Dan barang siapa yung tidak mensyukuri nikmat yang sedikit, maka ia tiak mensyukuri yang banyak”.
Berangkat dari hadits ini, mungkin bapak Syakur sekeluarga mengadakan tasyakkuran. bersyukur kepada Allah dihadapan para bapak, dengan menghadirkan para hapak untuk sekedar mcnikmati sebagian rezki yang diterimanya.
Untuk itu kami atas nama keluarga mengucapkan ribuan terima kasih atas kesediaan bapak untuk meluangkan waktu hadir di sini tempat memenuhi undangan bapak Syakur, sekaligus untuk menyaksikan acara tasyakkuran ini.
Dan kami juga atas nama keluarga mohon maaf yang sebesar besarnya apabila disana sini terdapat kesalahan. kekurangan baik itu berupa penyambutan tamu. penyediaan tempat, atau hidangan.
Hadirin sekalian yang berbahagia! Baiklah dalam kesempatan acara tasyakkuran ini perkenankanlah kami menyampaikan sesuatu yang ada hubungannya dengan masalah ni’mat dan syukur ini.
Antara ni’mat dan syukur adalah dua hal yang tidak terpisahkan, sama halnya dengan cobaan/ujian dan sabar. Kalau kita ingin menjadi hamba Allah yang sholeh, atau hamba yang muttaqin, maka apabila kita diberi ni’mat maka wajib bagi kita bersyukur, dan apabila kita diuji kita harus bersabar. karena memang itulah senjata atau sarana yang paling baik bagi orang-orang yang mendambakan titel muttaqin pangkat muttaqin. karena pangkat muttaqin itu tiada bandingannya sewaktu di dunia dan di akhirat kelak.
Pangkat apapun yang disandang oleh seseorang di dunia ini tidak menandingi pangkat muttaqin ini. Hadirin sekalian yang berbahagia Ni’mat yang diberikan kepada kita itu akan hilang dari sisi kita apabila kita tidak mensyukurinya. Syukur dalam arti yang seluas-luasnya. Hal ini berdasarkan keterangan Mubarak dari Hasan, katanya ; “Sesungguhnya Allah memberikan kesenangan dengan nikmat menurut ehendak-Nya. Jika tidak disyukuri, maka ni’mat itu akan dibalik menjadi siksa”.
Rasulullah saw. pernah. memberikan nasehatnya kepada seorang laki-laki dengan tiga hal:
1  Perbanyaklah ingatanmu terhadap mati, karena akan menghiburmu daripada yang lain.
2. Hendaklah engkau selalu berdo’a, maka sesungguhnya engkau tidak mengetahui kapan dikabulkan.
3. Hendaknya engkau bersyukur karena syukur itu-dapat mendatangkan ni’mat.
Demikian yang dapat kami sampaikan. mudah-mudahan ada guna dan manfaatnya bagi kita semua,khususnya bagi bapak-bapak shohibul hajat.
Terima kasih atas segala perhatiannya dan mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafannya Wasalamu’alaikum Wr..Wb..
——————————————————-
( CONTOH 2 )
Contoh Teks Pidato Syukuran Lulus Ujian
Assalamu ’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin, wa man tabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Teman-teman yang berbahagia. Marilah kita senantiasa menyanjungkan puja dan puji syukur kehadirat Allah Swt. karena pads kesempatan hari ini kita bisa hadir memenuhi undangan teman kita Zulaikha dalam rangka tasyakuran, karena dia mengikuti tes negeri lulus dan mendapatkan peringkat pertama dalamtes tersebut.
Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad Saw, karena, hanya beliaulah sebagai uswatun hasanah yang patuh kita ikuti ajarannya. Semoga kita semua termasuk umatnya yang setia kepadanya, dengan menjalankan perintahnya dan meninggalkan yang telah dilarang.
Rekan dan rekanita yang berbahagia. Kami bicara dihadapan saudara sekalian atas nama Zulaikha, bahwa malam ini mengadakan tasyakuran, karena rencana mengikuti tes negeri telah terlaksana dan lulus yang begitu memuaskan dengan mendapatkan peringkat pertama, dan insya Allah akan masuk kuliah jurusan kedokteran. Unair Surabaya. Mudah-mudahan prestasi yang telah dicapainya tadi selalu bertahan, dan nantinya membawa masa depan yang cemerlang.
Segenap undangan yang berbahagia. Atas nama Zulaikha kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para undangan, yang berkenan hadir malam hari ini, dan tidak menutup kemungkinan dalam acara ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan dihati para undangan, karena itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan pertemuan kita pada malam hari ini senantiasa mendapat, ridlah dari Allah Swt, dan mendapat kebaikan-Nya. Semoga pula saudara Zulaikha bisa bertahan prestasi yang dicapainya tadi, dan nantinya membawa masa depan yang penuh dengan keceriaan.
Amiin.
Dan kita ucapkan selamat atas keberhasilan saudara Zulaikah, semoga Allah senantiasa menyertaimu.
Demikianlah pidato kami pada acara tersebut, bila ada kata-kata yang kurang berkenan dalam hari, sudilah kiranya para undangan untuk memaklumi. Billlahi taufiq wal hidayat.
Wassalam u’alaikum Warahmatulah hi Wabarakatuh.
—————————————-
( CONTOH 3 )
Contoh kata sambutan tuan rumah pada acara syukuran.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wabihi nasta’inu ‘alaa umuriddunya waddiin. Wassholatu wassalamu ‘alaa asyrofil mursaliin, wa’alaa aalihi wa sohbihi ajma’iin. Amma ba’du.
  • Yang saya hormati Bapak Ustad …………..
  • Yang saya hormati Bapak Ketua RT……, RW …….
  • Bapak-bapak, ibu-ibu hadirin hadirot yang berbahagia.

Puji dan syukur marilah sama-sama kita panjatkan kehadrat Allah SWT ataslimpahan nikmat, rahmat serta karunia-Nya yang diberikan kepada kita sekalian,terutama nikmat iman dan nikmat Islam, nikmat sehat wal’afiat serta nikmatpanjang umur, sehingga alhamdulillah kita bisa berkumpul di tempat kediamankami sesuai dengan undangan kami bahwa pada malam/siang hari ini kami inginmelaksanakan tasyakuran atas kelahiran putera pertama kami yang lahir pada hari……. tanggal ….. dan alhamdulillah dalam keadaan sehat wal’afiat. Semoga acarayang akan dilaksanakan pada malam/siang ini diberikan kelancaran dan senantiasadalam naungan ridho Allah SWT. Aamiin.
Sholawat dan salam tidak lupa kita mohonkan kehadirat Allah SWT semogatercurah keharibaan junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya,sahabatnya dan para pengikutnya, semoga kita yang hadir di tempat ini khususnyaakan mendapatkan Syafaat Baginda Rosululloh di yaumil qiyamah nanti. Amiin YaRobbal A’lamin.
Bapak/Ibu hadirin/hadirot yang dimuliakan Allah SWT.
Atas nama shohibul bait atau tuan rumah yang pertama saya ingin mengucapkanterima kasih kepada Bapak/Ibu yang telah menyempatkan diri untuk hadirmemenuhi undangan kami, semoga langkah kaki Bapak/Ibu sekalian dicatat olehAllah sebagai amal ibadah yang akan menjadi bekal kita apabila kita telahberpulang ke Rahmatullah nanti. Amiin.
Yang kedua saya mohon maaf yang seluas-luasnya sekiranya sambutan, tempatmaupun jamuan yang kami hidangkan kurang berkenan di hati Bapak/Ibu sekalian.
Tujuan kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir ke kediaman kami sebagaimanatelah kami kemukakan di atas adalah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWTatas kelahiran putera pertama kami yang lahir pada hari ……. tanggal ….. danInsya Allah akan diberi nama …………
Kami mohon do’a para hadirin wal hadirot sekalian agar putera kami tersebut Allahjadikan anak yang sholeh, anak yang berbakti kepada kedua orang tua, bergunabagi agama, nusa dan bangsanya.Dan pada kesempatan ini kemi mohon kepada Bapak Ustad ……………… untukmemberikan tausiyah dan ceramah agamanya untuk kita sekalian.
Demikian kata sambutan yang dapat kami sampaikan, semoga segala hajat kitadikabul dan dimakbul oleh Allah SWT. Aamiin Ya Robbal ‘Alamiin
Wabilahit taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
—————————————————
( CONTOH 4 )
Contoh Pidato Pada Acara Tasyakuran Karena Lulus Ujian Sekolah
Assalamu’alaikum Wr.Wb
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ
Innal hamdalillah, nahmaduhu wanasta’inuhuu wanastaghfiruhu,, wa na’udzubillahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyiaati a’maalinaa, may-yahdihil laahu falaa mudhillalah, wa-may yudhlil falaa haadiyalah, Asyhadu an-laa ilaa-ha illallaah, wahdahula syariikalah, wa-asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rosuluh, amma ba’du.
Bapak-bapak, saudara-saudara serta para hadirin sekalian yang berbahagia!
Pada malam yang berbahagia ini marilah kita atas nama orang muslim mengucapkan syukur alhamdulillah kehadirat Allah SWT. karena Dialah satu-satunya pencipta yang berhak untuk mendapat pujian, dan Dia pulalah yang selalu memberi ni’mat atas semua hamba-hamba-Nya dan Dia pulalah sumber kebahagiaan dan keselamatan, dan Dia pula sumber pemberi rezeki.
Selanjutnya sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi kita Muhammad saw. keluarganya, para sahabatnya dan semua para pengikutnya, karena beliaulah satu-satunya orang yang berjasa dalam menyebarkan dan menegakan agama Islam ditengah-tengah kita umat manusia, sehingga kita semua dapat mengetahui mana jalan yang benar dan mana jalan yang salah.
Hadirin sekalian yang berbahagia!
Pada malam ini kami mendapat amanat dari Bapak Syakur sekeluarga untuk menyampaikan sepatah dua patah kata dalam acara tasyakuran yang diselenggarakan oleh bapak shohibul hajat dalam rangka tasyakuran atas lulusnya atau mencapai gelar kesarjanaan putra pertamanya yang bernama Adi Saputra.
Bapak shohibul hajat menghadirkan para bapak sekalian adalah Pertama mohon do’a restu dari bapak-bapak sekalian atas keberhasilan putranya dalam mencapai gelar kesarjanaan, mudah-mudahan gelar yang disandangnya itu berguna bagi dirinya, bagi keluarganya serta bagi masyarakat sekitarnya. Gelar yang disandangnya itu semoga menjadi jembatan untuk mencapai ridho Allah, mendekatkan dirinya kepada Allah. Maka sebagai ungkapan rasa syukurnya bapak Syakur sekeluarga malam ini mengadakan tasyakuran atau kenduri ala kadarnya, menurut kemampuannya, sebab pada dasarnya manusia itu wajib bersyukur kehadirat Allah SWT. atas ni’mat atas ni’mat yang diberikan kepadanya, baik ni’mat itu menurut pandangannya kecil atau besar. Dalam salah satu hadist Rasulullah saw mengatakan:
“ASYKARUN NAASI LILLAAHI’AZZA WAJALLA ASYKAROHUM LI-‘IBAADIHI, WAMAN LAM YASYKURIL QOLIILA LAM YASYKURIL KATSIIRO”
Artinya:
“Orang yang paling bersyukur kepada Allah Azza Wajalla, ialah orang yang paling banyak berterima kasih kepada sesama hamba-Nya. Dan barang siapa yang tidak mensyukuri ni’mat yang sedikit, maka ia tidak mensyukuri yang banyak”.
Berangkat dari hadist ini, mungkin bapak Syakur sekeluarga mengadakan tasyakuran, bersyukur kepada Allah dihadapan para bapak, dengan menghadirkan para bapak untuk sekedar menikmati sebagian rezeki yang diterimanya. Untuk itu kami atas nama keluarga mengucapkan ribuan terima kasih atas kesediaan bapak meluangkan waktu hadir di sini memenuhi undangan bapak Syakur, sekaligus untuk menyaksikan acara tasyakuran ini. Dan kami juga sekeluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila disana-sini terdapat kesalahan, kekurangan baik itu berupa penyambutan tamu, penyediaan tempat, atau hidangan.
Hadirin sekalian yang berbahagia!
Dalam kesempatan acara tasyakuran ini perkenankanlah kami menyampaikan sesuatu yang ada hubungannya dengan masalah ni’mat dan syukur ini.
Antara ni’mat dan syukur adalah dua hal yang tidak terpisahkan, sama halnya dengan cobaan/ujian dan sabar. Kalau kita ingin menjadi hamba Allah yang sholeh atau hamba yang muttaqin, maka apabila kita diberi ni’mat  maka wajib bagi kita bersyukur. Karena memang itulah senjata atau sarana yang paling baik bagi orang-orang yang mendambakan titel muttaqin atau pangkat muttaqin. Karena pangkat muttaqin itu tiada bandingannya sewaktu di dunia dan di akhirat kelak. Pangkat apapun yang disandang oleh seseorang di dunia ini tidak menandingi pangkat muttaqin ini
Hadirin sekalian yang berbahagia!
Ni’mat yang diberikan kepada kita itu akan hilang dari sisi kita apabila kita mensyukurinya. Syukur dalam arti yang seluas-luasnya. Hal ini berdasarkan keterangan Mubarak dari Hasan, yang berkata: “Sesungguhnya Allah memberikan kesenangan dengan ni’mat menurut kehendak-Nya. Jika tidak disyukuri, maka ni’mat itu akan berbalik menjadi siksa”.
Dan Muhammad bin Idris menyatakan bahwa berdasarkan riwayat Ali bin Abu Thaib ra. berliau berkata : “Sesungguhnya ni’mat itu berkaitan dengan tambahnya ni’mat, maka keduanya saling erat hubungannya. Tambahnya ni’mat tidak akan terputus, kecuali bagi hamba-hamba-Nya yang tidak bersykur”.
Dalam masalah mensyukuri ni’mat Allah itu akan menyebabkan tambahnya ni’mat yang lain, dan sebaliknya kalau mengkufurinya akan mendatangkan sisksa. Camkan betul-betul Firman Allah berikut ini:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Artinya:
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.(QS: Ibrahim Ayat: 7)
Dan sebagai penutup uraian singkat dalam acara resepsi tasyakuran ini kami akhiri dengan tiga pesan Rasulullah saw. yang ditujukan kepada kita semua selaku umatnya.
Rasulullah saw. pernah memberikan nasehatnya kepada seorang laki-laki dengan tiga hal:
Perbanyaklah ingatanmu terhadap mati, karena akan menghiburmu daripada yang lain.
Hendaklah engkau selalu berdo’a, maka sesungguhnya engkau tidak mengetahui kapan dikabulkan.
Hendaknya engkau bersyukur, karena syukur itu dapat mendatangkan ni’mat.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan, mudah-mudahan ada guna dan manfaatnya bagi kita semua, khususnya bagi bapa-bapak shohibul hajat. Terima kasih atas segala perhatiannya dan mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafannya.
“UUSHIIKUM WANAFSII WA-IYYAAYA BITAQWALLOOHI WASSALAMU ‘ALAIKUM WAROHMATULLOOHI WABAROKAATUHU”
Demikian informasi dan referensi yang dapat kami berikan tentang ” Teks Pidato Sambutan Tasyakkuran Karena Lulus Ujian dan Meraih Gelar Kesarjanaan “. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi dan hahan teks pidato sebelum berpidato.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *